Tampilkan postingan dengan label laskar pelangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laskar pelangi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Desember 2008

Mbak Christine Hakim, FFI Harus Jalan Terus

Mbak Christine Hakim yang baik,

FFI harus jalan terus. Saya sangat-sangat setuju dengan harapanmu itu. Karena selama perjalanannya yang sangat panjang FFI sudah membuktikan diri sebagai festival yang mengakui karya-karya terbaik di dunia perfilman Indonesia dan selama itu pula masyarakat kita dapat menerima FFI dengan senang hati tanpa sedikitpun rasa benci.

Mengenai ada sekelompok anak muda yang mengklaim sebagai kaum pembaharu perfilman Indonesia yang berencana lagi-lagi ingin memboikot FFI biarkan saja. Tak usah ditanggapi. Apalagi sampai diurusi.

Soalnya, mereka hanya ingin mencari sensasi dan perhatian saja. Karena apa yang mereka lakukan untuk dunia perfilman kita harus ada imbalan baliknya buat mereka. Mereka berkarya tidak tulus. Mereka bekerja berharap mendapat tepuk tangan dan harus dilihat orang. Mereka pamrih ingin disebut dan diakui sebagai orang film yang hebat.

Tapi, karya film hebat apa, sih, yang sudah mereka buat?

Apa film-film mereka sudah sekelas film-film besutan Syumanjaya atau Teguh Karya atau Eros Djarot?

Petualangan Sherina, AADC?, Laskar Pelangi apakah sebanding dengan Budak Nafsu, Pacar Ketinggalan Kereta, atau Tjoet Nja' Dhien?

Mereka tidak bercermin.

Mereka justru over-acting.

Mereka anak-anak muda yang sombong, anak-anak muda yang pongah, suka bertingkah.

Maju terus, Mbak Christine Hakim. Hadapilah anak-anak muda yang suka cari muka dan ke-geer-an itu dengan terus berkarya, berkarya, dan berkarya.

Maju terus, Mbak Christine Hakim. Maju terus dunia perfilman Indonesia....

Selamat ber-FFI di Bandung, ya.

Dari seorang pengagum beratmu,
Abi Hasantoso

(AH, 3 Desember 2008)